Pada ahad, 18 Oktober 2026 mendatang, Ma’had Aly Darul Ulum kembali menggelar Muhadharah Ammah bertema “Menjaga Keaslian Metodologi dan Sanad Tafsir Jalalain”. Kegiatan yang terbuka untuk umum ini akan menghadirkan Dr. Sa’id Muhammad Ali, mudarris Masjid Al-Azhar, Kairo, Mesir, sebagai narasumber.
Dalam momentum safari dakwah dan lawatan ilmiahnya di Nusantara, Syaikh As-Said Muhammad Ali Al-Azhari berkenan hadir untuk menyapa para akademisi santri dan masyarakat luas dalam majelis Muhadharah Ammah yang diselenggarakan oleh Ma'had Aly Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang.
Pelaksanaan UTS Ganjil dijadwalkan mulai tanggal 10 s/d 14 Oktober 2026 untuk Semester 1, 3, 5, dan 7. Bagi mahasantri yang berhalangan hadir karena alasan tertentu, tersedia fasilitas UTS Susulan dengan ketentuan dan pendaftaran yang telah ditetapkan oleh pihak akademik.
Acara yang mempertemukan kepengurusan DEMA lama dan pengurus DEMA baru ini juga dihadiri oleh delegasi dari seluruh Ma'had Aly di Kabupaten Jombang. Perwakilan dari Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Tebuireng, Ma'had Aly Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Ma'had Aly Madrasatul Qur'an Diwek, serta Ma'had Aly Tarbiyatun Nasyiin Paculguwang turut hadir memenuhi undangan untuk memberikan selamat dan memperkuat sinergi gerakan mahasantri tingkat regional.
Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2023 tentang Izin Pendirian Ma'had Aly Darul Ulum Pondok Pesantren Darul 'Ulum, yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 6 Januari 2023 oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Bapak Yaqut Cholil Qoumas, lembaga pendidikan tinggi Ma'had Aly Darul Ulum kini telah sah secara hukum dan administratif untuk menyelenggarakan kegiatan akademik secara resmi di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia
Dalam pemaparannya, KH. Muhammad Iqbal Hasyim menguraikan bahwa sebuah lembaga pendidikan dapat disebut sebagai Pondok Pesantren apabila memiliki tiga pilar utama yang saling terikat dan tidak boleh terpisahkan: