Kedatangan beliau di sekretariat lantai 2 PonPes Darul Ulum disambut hangat oleh mahasantri Ma'had Aly dan ribuan santri. Perkuliahan perdana Ma'had Aly ini dikemas dengan acara "Muhadorah Kubra dan Ijazah Ammah Kutub as-Syafiiyah".
Dokumentasi Acara GRAND SYAIKH SYAFI'IYAH Al-AZHAR MEMBUKA KULIAH PERDANA MA'HAD ALY DARUL ULUM JOMBANG
Perkuliahan perdana Ma'had Aly Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang dibuka oleh
Maulana al-Alim al-Allamah al-Faqih Syeikh Abdul Aziz Asy-Syahawi Asy-Syafi'i al-Azhari.
Kedatangan beliau di sekretariat lantai 2 PonPes Darul Ulum disambut hangat oleh mahasantri Ma'had Aly dan ribuan santri. Perkuliahan perdana Ma'had Aly ini dikemas dengan acara "Muhadorah Kubra dan Ijazah Ammah Kutub as-Syafiiyah".
Turut hadir mendampingi Syeikh Abdul Aziz Syahawi Asy-Syafi'i al-Azhari.
Majelis Pondok Pesantren Darul Ulum
Drs. KH. Cholil Dahlan, Drs. KH. Za'imuddin W As'ad, KH. M. Hamid Bishri, KH. Dzulfikar As'ad, KH. Rohmatul Akbar dan seluruh kawagis. Acara ini diikuti kurang lebih sekitar 1000 peserta dari kalangan guru dan santri.
Dalam sambutannya, Drs. KH. Cholil Dahlan menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Darul Ulum ini berdiri tahun 1885 M dan mempunyai sanad dua keilmuan Al-Quran dan Fiqih. Sanad keilmuan al-Quran bersambung pada sayyid Ahmad Hamid At-Tijji dalam ilmu Qiro'ah Sab'ah. Adapun sanad Fiqih didapat dari KH. Hasyim As'ary Tebuireng.
Sebelum acara Ijazahan, Syaikh Abdul Aziz As-Syahawi al-Azhari membacakan kitab Risalahnya "Almajmuat Walhikaya Walhibbatu"
kitab ini adalah kumpulan risalah dan maqalah beliau. Disamping itu, syeikh memberikan kuliah umum, beliau menekankan pentingnya menjaga waktu, karena banyak waktu-waku mubah bisa bernilai ibadah jika diisi dengan kegiatan dan diniatkan ibadah kepada Allah SWT.
dan beliau juga menyampaikan kepada santri agar gemar dan cinta membaca al-Quran, karena jasadnya orang yang gemar membaca al-Quran akan utuh tidak dimakan bumi.
Pada sesi ijazahan kitab Fathul Qorib, Syaikh Abdul Aziz As-Syahawi al-Azhari meminta santri untuk membacakan kitab Fathul Qorib Bab Nikah yang dibaca oleh Gus Izzudin.
Sebelum acara Muhadharah Kubra dimulai, Mahasantri dan peserta diberi wawasan tentang Sanad keilmuan Ulama' Nusantara dan al-Azhar, yang disampaikan oleh Dr. Ahmad Ginanjar Sya'ban, pakar Sanad Media.
Dalam paparannya, "Pondok Pesantren Darul Ulum mempunyai sanad keilmuan yang jelas, insya-Allah pondok tercinta ini barokah dan juga mempunyai karya ilmiah yang jelas seperti kitab-kitab Dr. Kyai HM. Afifudin Dimyathi, MA. banyak dicetak di Kairo Mesir dan dikajinya".