Harapan Rais ‘Aam PBNU pada Acara Seminar Ngaji Tafsir Nusantara

Pesan yang disampaikan oleh KH. Miftakhul Akhyar mengandung harapan besar agar umat Islam menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Dengan demikian, kita tidak hanya dapat meraih kebahagiaan duniawi, tetapi juga kebahagiaan akhirat. Semoga pesan ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan manfaat kepada orang lain, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan.

Pada kesempatan yang berharga, KH. Miftakhul Akhyar, seorang ulama besar yang menjabat sebagai Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sejak tahun 2018, menyampaikan wejangan penuh makna dalam acara Seminar Ngaji Tafsir Nusantara. Acara tersebut diselenggarakan oleh Ma’had Aly Darul Ulum di Pondok Pesantren Darul Ulum, Jombang, pada 18–21 Januari 2025. Dalam kesempatan ini, beliau menyampaikan harapan besar kepada generasi muda dan masyarakat untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

KH. Miftakhul Akhyar memulai pesannya dengan menekankan pentingnya membangkitkan semangat dan tekad dalam menebarkan ilmu, sekaligus menjawab berbagai tantangan di tengah dunia yang mulai menunjukkan sifat “pancaroba”-nya dan juga kian tidak menentu. Beliau menegaskan perlunya pegangan kuat untuk menghadapi masa yang penuh fitnah dan kebingungan, seraya mengutip kisah dari Sayyidina Ali radhiyallahu 'anhu. Dalam riwayat tersebut, Sayyidina Ali bertanya kepada Rasulullah SAW tentang bagaimana menyelamatkan diri dari fitnah yang merusak hati dan pikiran. Rasulullah SAW menjawab, “Pegangan utama untuk menyelamatkan diri dari fitnah adalah Kalamullah.” Al-Qur'an sebagai kalamullah tidak hanya menceritakan sejarah kaum terdahulu, tetapi juga menjadi petunjuk bagi umat manusia hingga akhir zaman. Beliau menegaskan bahwa Al-Qur'an adalah solusi bagi setiap persoalan hidup, pemutus perkara, dan sumber kebenaran yang tidak mengenal keraguan.

Selanjutnya, beliau mengingatkan bahwa siapa saja yang meninggalkan Al-Qur’an akan kehilangan arah dan masa depan yang cerah. Mereka yang mencari petunjuk selain dari Al-Qur’an akan tenggelam dalam kesesatan. Oleh karena itu, berpegang teguh pada Al-Qur’an adalah kunci keberhasilan dan kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat.

KH. Miftakhul Akhyar juga menyampaikan rasa bangganya terhadap generasi muda yang yang tidak henti-hentinya menggerakkan pikiran, otak, dan ilmu demi berusaha menggali pengetahuan, berpikir kritis, dan memberikan solusi atas persoalan kehidupan. Usaha ini, menurut beliau, sangat penting untuk menyemarakkan kehidupan dan melanjutkan perjuangan para ulama. Beliau berharap bahwa Seminar Ngaji Tafsir Nusantara yang akan diadakan oleh Ma’had Aly Darul Ulum dapat menjadi wadah untuk membangkitkan semangat generasi muda dalam menafsirkan Al-Qur’an, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri untuk memakmurkan kehidupan dengan tuntunan dari tafsir-tafsir Al-Qur’an.

Dalam pesannya, KH. Miftakhul Akhyar menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang mencakup segala aspek, baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat. Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an, umat Islam dapat meraih kebahagiaan sejati. 

Beliau juga mengapresiasi para kiai muda yang mendedikasikan waktu mereka untuk menafsirkan ayat-ayat Allah, memberikan pencerahan kepada umat, dan menyebarkan keberkahan. Di akhir pesannya, KH. Miftakhul Akhyar berdoa agar Allah SWT memperbanyak generasi kiai muda yang bersemangat tinggi dalam menggali ilmu dan menyebarkan ajaran Al-Qur’an. Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi negara yang penuh berkah dan diridhai oleh Allah SWT.

Pesan yang disampaikan oleh KH. Miftakhul Akhyar mengandung harapan besar agar umat Islam menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Dengan demikian, kita tidak hanya dapat meraih kebahagiaan duniawi, tetapi juga kebahagiaan akhirat. Semoga pesan ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan manfaat kepada orang lain, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan.

Nurun Nihayatul M. 

Mahasantri semester 7

Tim Media Ma'had Aly Darul Ulum Jombang

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin

LINK TERKAIT