Pesan utama yang dapat dipetik dari kisah ini adalah bahwa dalam memilih pemimpin atau individu untuk suatu tugas, sangat penting untuk mempertimbangkan kekuatan fisik, mental, serta kejujuran dan integritas. Individu yang memiliki sifat-sifat ini akan mampu menjalankan tugas dengan baik dan dapat dipercaya oleh orang lain.
Dokumentasi
Jombang, 17 September 2023 - Suasana penuh haru dan semangat memenuhi Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Mereka menggelar acara pelantikan Presiden dan Menteri Dewan Eksekutif Mahasantri (DEMA) yang baru.
Dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh mudir, struktural, dan mahasantri, Ma'had Aly Darul Ulum membuat sejarah dengan melantik pemimpin-pemimpin baru yang akan memimpin DEMA dalam periode mendatang.
Presiden yang baru terpilih bersama anggota DEMA yang baru secara resmi mengambil sumpah jabatan mereka, menandai dimulainya masa kepemimpinan baru di Ma'had Aly Darul Ulum. Mereka berjanji untuk membawa semangat kebersamaan, inovasi, dan keadilan dalam menjalankan tugas mereka.
Dalam sambutannya, Dr. KH. M. Afifudin Dimyathi, Mudir Ma'had Aly Darul Ulum, menggambarkan sebuah kisah yang sarat dengan pesan penting tentang pemilihan pemimpin yang kuat dan dapat dipercaya.
Gus Awis, panggilan akrab beliau, menjelaskan bahwa Nabi Musa adalah contoh nyata dari sosok yang kuat dan dapat dipercaya. Ketika dalam pelariannya, ia sampai ke tempat Nabi Syuaib, dan dengan penuh keberanian, ia membantu putri Nabi Syuaib yang sedang kesulitan menggembalakan kambing-kambingnya. Ini menjadi contoh nyata bahwa pemilihan individu yang kuat dan terpercaya adalah hal yang sangat penting dalam menjalankan tugas-tugas tertentu.
Kata "qowiyun amin," yang berarti kuat dan dapat dipercaya, terdapat dalam Al-Qur'an Surat al-Qashash [28] ayat 26, di mana salah seorang dari kedua perempuan berkata, 'Wahai ayahku! Jadikanlah dia (Musa) sebagai pekerja (pada kita), sesungguhnya orang yang paling baik yang engkau ambil sebagai pekerja (pada kita) ialah orang yang kuat dan dapat dipercaya'."
Gus Awis menekankan bahwa Nabi Musa AS dianggap layak untuk diajak bekerja karena ia memiliki dua sifat utama, yaitu kekuatan (kuat) dan integritas (amanah). Kedua sifat ini, kekuatan dan dapat dipercaya, adalah kunci untuk menjadi individu yang paling cocok dalam menjalankan pekerjaan tertentu.
Pesan utama yang dapat dipetik dari kisah ini adalah bahwa dalam memilih pemimpin atau individu untuk suatu tugas, sangat penting untuk mempertimbangkan kekuatan fisik, mental, serta kejujuran dan integritas. Individu yang memiliki sifat-sifat ini akan mampu menjalankan tugas dengan baik dan dapat dipercaya oleh orang lain.
Pelantikan ini mencerminkan komitmen Ma'had Aly Darul Ulum Jombang dalam mempersiapkan pemimpin masa depan yang berintegritas dan berdedikasi. Semoga para pemimpin baru ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk kemajuan pondok pesantren dan pembelajaran agama Islam yang lebih baik.
Ditulis oleh Tim Media Ma'had Aly Darul Ulum Jombang
Baarokah manfaat aamiin
@Faqih usman, amiiin