KITAB TAHZIBU AL-QURAN MATA KULIAH KONSENTRASI MA'HAD ALY DARUL ULUM JOMBANG

Kitab Tahzibu al-Quran memiliki keunggulan meliputi: Pertama, kitab ini memuat dalil-dalil keutamaan membaca al-Quran. Kedua, menjelasakan perbandingan keutaman pembaca al-Quran yang hafidz al-Quran dan yang tidak hafidz. Ketiga, penjelasan kapan dianjurjkan menyaringkan suara dan kapan memelankan suara ketika sedang membaca al-Quran. Keempat, penjelasan metodologi dan tradisi menghatamkan al-Quran para ulama' salaf, seperti tradisi 7 hari khatam, 8 hari, 10 hari, 15 hari, 30 hari dan seterusnya

Dokumentasi

Kitab Tahzib al-Quran (تحزيب القرآن) setebal 284 halaman karya Doktor Abdul Aziz bin Ali al-Harabi seorang dosen Qiraat dan Tim Tafsir di Universitas Ummul Quro Makkah al-Mukarramah.


Kitab ini memuat konten penting terkait hizib-hizib al-Quran. Hizibul Quran adalah istilah dalam bahasa Arab yang mengacu pada metode pembagian dan pengelompokan al-Quran ke dalam beberapa bagian atau juz. Tujuan dari hizibul Quran adalah untuk memudahkan pembacaan, penghafalan, dan pemahaman terhadap teks suci al-Quran.


Pembagian al-Quran menjadi bagian-bagian tertentu seperti hizib, juz, atau surah tidak berasal dari masa Nabi Muhammad SAW, tetapi merupakan metode yang dikembangkan setelahnya oleh para ulama Islam untuk keperluan pembacaan dan pengajaran al-Quran. Meskipun tidak ada pembagian resmi yang diakui oleh seluruh dunia Muslim, ada beberapa metode pembagian yang populer digunakan, seperti hizibul Quran.


Hizibul Quran biasanya mengacu pada pembagian al-Quran menjadi 60 bagian yang disebut "hizb". Setiap hizb berisi bagian-bagian ayat Al-Quran yang telah diatur sehingga memudahkan pembacaan secara berkala, seperti setiap hari membaca beberapa hizb.


Dengan menggunakan metode hizibul Quran, mahasantri yang ingin membaca atau menghafal seluruh al-Quran dapat membagi tugas tersebut dalam beberapa bagian yang lebih teratur dan terencana. Hal ini membantu mereka untuk tetap konsisten dan fokus dalam menyelesaikan bacaan atau hafalan al-Quran.


Penting untuk diingat bahwa pembagian al-Quran dalam bentuk hizib atau lainnya hanya merupakan alat bantu dan pengaturan saja. Inti dari membaca dan memahami al-Quran adalah merenungkan makna dan ajarannya, serta mengaplikasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.


Kitab Tahzibu al-Quran memiliki keunggulan meliputi: Pertama, kitab ini memuat dalil-dalil keutamaan membaca al-Quran. Kedua, menjelasakan perbandingan keutaman pembaca al-Quran yang hafidz al-Quran dan yang tidak hafidz. Ketiga, penjelasan kapan dianjurjkan menyaringkan suara dan kapan memelankan suara ketika sedang membaca al-Quran. Keempat, penjelasan metodologi dan tradisi menghatamkan al-Quran para ulama' salaf, seperti tradisi 7 hari khatam, 8 hari, 10 hari, 15 hari, 30 hari dan seterusnya. Kelima, memuat wasiat-wasiat penting dari ulama salaf bagi penghafal al-Quran, Keenam, penjelasan bagi yang hafal al-Quran, mana yang lebih utama ketika membaca al-Quran antara melihat al-Quran dan tidak.


Walhasil kitab ini penting sekali untuk dikaji dan diamalkan oleh pencinta dan penghafal al-Quran dan kitab ini juga menjadi MKK (mata kuliah konsentrasi) di Ma'had Aly Darul Ulum Jombang, namun dianjurkan pula untuk mahasantri semester awal mempelajarinya baik secara otodidak ataupun dengan bimbingan guru. Dan dianjurkan juga bagi masyarakat umum.


Wallahu A'lamu Bisshowabi


Tim Media Ma'had Aly Darul Ulum Jombang

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin

LINK TERKAIT