MA'HAD ALY AN-NUR 1 MENYAMBUNG SANAD KEILMUAN KE PONDOK PESANTREN DARUL ULUM JOMBANG

Mudir Ma'had Aly An-Nur 1, dalam pidato sambutannya menyampaikan banyak terima kasih atas kesediaan waktunya serta penyambutan tuan rumah yang begitu khidmah, "semoga studi banding ini dalam rangka sambung Sanad Balaghah al-Quran menjadi ilmu yang manfaat dan barokah untuk mahasantri Ma'had Aly An-Nur". Ungkapnya.

Dokumentasi

Ma'had Aly Darul Ulum Jombang menerima kunjungan studi banding yang dikemas dengan acara "Sambung Sanad" dari Ma'had Aly Annur 1 Malang, Rabu (21/12/2022). Acara ini bertempat di Asrama Hidayatul Quran (HQ), kunjungan tersebut berjalan dengan lancar. Tercatat total ada 60 Mahasantri dan Struktural peserta studi banding yang dipimpin langsung oleh Mudir Ma'had Aly An-Nur 1, Kyai M. Nastainul Khoiri.


Kehadiran rombongan studi banding disambut hangat oleh Mudir Ma'had Aly Darul Ulum, Dr. KH. HM. Afifudin Dimyathi, Lc, MA. Turut mendampingi beliau, Wakil Mudir bidang Akademik, Sholihan, S. Ag., Wakil Bidang Kemahasantrian H. Nur Huda, S. Pd.I, dan struktural lainnya, Nanang Qosim, M. Ag. Moh. Halil, M. Pd.I, Faqih Usman, S. Pd.I,  Amirul Muttaqin, S. Pd dan Yusuf Hidayatullah, S. Pd.


Mudir Ma'had Aly An-Nur 1, dalam pidato sambutannya menyampaikan banyak terima kasih atas kesediaan waktunya serta penyambutan tuan rumah yang begitu khidmah, "semoga studi banding ini dalam rangka sambung Sanad Balaghah al-Quran menjadi ilmu yang manfaat dan barokah untuk mahasantri Ma'had Aly An-Nur". Ungkapnya.


Pada giliran sambutan Mudir Ma'had Aly Darul Ulum, Dr. KH. Afifufudin Dimyathi, Lc. MA, menyampaikan pentingnya belajar ilmu Balaghah al-Quran, semakin banyak kita memahaminya, maka akan semakin merasakan keagungan al-Quran serta meningkatkan  keimanan kepada Allah SWT dan ketawadhuan kepada-Nya.


Lebih detail beliau menyampaikan, bahwa jika pada sesama makhluk kita dituntut untuk bertata krama yang baik dan santun, apalagi terhadap Allah Sang Khāliq?


Gus Awis panggilan akrabnya mencontohkan lafadz : "اياك نعبد واياك نستعين"


Ketika kita mau sowan kepada orang yang memiliki derajat tinggi yang tak selevel kita, pastinya kita tidak berani/sungkan untuk sowan sendirian, dan tentunya kita akan mengajak orang lain bersama-sama untuk sowan kepanya. Nah, disitulah alasan kenapa al-Quran menggunakan (ن) dhamir mutakkallim maal ghair dalam نعبد dan نستعين.


Contoh ini tentunya sangat mengandung nilai-nilai Balaghah al-Quran yang tidak mampu dipahami oleh kebanyakan orang, kecuali para pengkajinya.


Dari Balaghah al-Quran kita bisa meneladani adab-adab kepada Allah Swt. Rahasia al-Quran sangatlah melimpah, sedangkan kemampuan manusia amatlah terbatas.


Demikianlah di antara kemukjizatan bahasa al-Qur’an yang berhasil diteliti oleh para ulama. Tentu saja masih banyak sekali yang belum ditemukan karena keterbatasan akal manusia. Sedangkan al-Quran sendiri adalah samudera yang amat dalam dan tak bertepi. Dan salah satu keindahan tersebut adalah Fann Taaddub (seni tata krama) yang terdapat di dalamnya.


Pada sesi terakhir dibuka tanya jawab, dan mahasantri peserta studi banding sangat antusias untuk bertanya. Kemudian acara ini ditutup dengan doa dan ramah-tamah.


Tim Media Ma'had Aly Darul Ulum Jombang

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin

LINK TERKAIT