Ma'had Aly Darul Ulum Jombang Gelar Buka Bersama dan Penutupan Pengajian Ramadhan

Acara Buka Bersama dan Penutupan Pengajian Ramadhan di Ma’had Aly Darul Ulum Jombang bukan hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga momentum refleksi spiritual bagi para santri dan civitas akademika. Dalam nasihatnya, Dr. KH. M. Afifuddin Dimyati, Lc., MA menekankan pentingnya tiga hubungan utama dalam kehidupan seorang santri: hubungan dengan sesama santri, hubungan murid dengan guru, dan hubungan seorang hamba dengan Allah. Dengan semangat murâbathah (saling menguatkan), muttabi’ (ketaa

Dokumentasi


Jombang, 18 Maret 2025 – Ma'had Aly Darul Ulum Jombang menggelar acara Buka Bersama dan Penutupan Pengajian Ramadhan yang dihadiri oleh Mudir Ma'had Aly, para pimpinan, dosen, serta seluruh mahasantri. Acara ini menjadi momen kebersamaan sekaligus refleksi spiritual di penghujung bulan suci Ramadhan.

Dalam kesempatan tersebut, Mudir ‘Aam Ma’had Aly Darul Ulum, Dr. KH. M. Afifuddin Dimyati, Lc., MA, menyampaikan nasihat penting tentang tiga hubungan utama dalam kehidupan seorang santri:

  1. Hubungan Santri dengan Santri (مرابطة - Murâbathah)
    KH. Afifuddin mengingatkan bahwa dalam Islam, santri dituntut untuk saling menguatkan, menasihati, dan mencapai kesuksesan bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri. Hal ini sesuai dengan firman Allah:


    "Hai orang-orang yang beriman! Bersabarlah dan kuatkanlah kesabaranmu serta tetaplah bersiaga di perbatasan, dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung."
    (QS. Ali 'Imran: 200)


  2. Hubungan Murid dengan Guru (متبَع - Muttabi’)
    Seorang murid harus memiliki sikap ketaatan dan kepatuhan terhadap guru, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Musa kepada Nabi Khidir dalam Al-Qur’an:


    "Musa berkata kepadanya, ‘Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?’”
    (QS. Al-Kahfi: 66)


    Selain itu, seorang guru juga memiliki tanggung jawab untuk membimbing dan membersamai muridnya (مصاحبة - Mushahabah), karena keberkahan ilmu juga ditentukan oleh hubungan langsung antara guru dan murid.

  3. Hubungan dengan Allah (مجاهدة - Mujâhadah)
    KH. Afifuddin menekankan bahwa hubungan seorang hamba dengan Allah harus diiringi dengan usaha dan perjuangan yang sungguh-sungguh. Firman Allah dalam Al-Qur’an:


    "Dan orang-orang yang berjihad di jalan Kami, pasti akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik."
    (QS. Al-‘Ankabut: 69)


    Kesungguhan dalam beribadah dan menuntut ilmu akan membawa seseorang pada petunjuk dan keberkahan dalam setiap langkah kehidupannya.

Acara Buka Bersama dan Penutupan Pengajian Ramadhan di Ma’had Aly Darul Ulum Jombang bukan hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga momentum refleksi spiritual bagi para santri dan civitas akademika. Dalam nasihatnya, Dr. KH. M. Afifuddin Dimyati, Lc., MA menekankan pentingnya tiga hubungan utama dalam kehidupan seorang santri: hubungan dengan sesama santri, hubungan murid dengan guru, dan hubungan seorang hamba dengan Allah.

Dengan semangat murâbathah (saling menguatkan), muttabi’ (ketaatan kepada guru), serta mujâhadah (perjuangan dalam mendekatkan diri kepada Allah), diharapkan para santri dapat terus meniti jalan ilmu dengan istiqamah dan penuh keberkahan.

Acara ini ditutup dengan doa oleh KH. M. Hamid Bishri, SE, MSi, sebagai harapan agar ilmu yang telah diperoleh selama Ramadhan menjadi bekal dalam perjalanan intelektual dan spiritual para santri. Semoga kebersamaan dan semangat keilmuan ini tetap terjaga di hari-hari mendatang.


Tim Media Ma'had Aly Darul Ulum Jombang

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin

LINK TERKAIT