Maksud Diturunkannya Al-Qur'an Secara Keseluruhan pada Lailatul Qadr

Dari berbagai penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa Al-Qur'an memang diturunkan secara keseluruhan pada Lailatul Qadr, dari Lauh al-Mahfuzh ke langit dunia. Setelah itu, Al-Qur'an diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad selama 23 tahun, sesuai dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa tersebut.

Dokumentasi


Dalam sejarah tercatat bahwa Al-Qur'an diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad dalam rentang waktu 22 atau 23 tahun. Namun, dalam penafsiran Surah Al-Qadr disebutkan bahwa Al-Qur'an diturunkan secara keseluruhan pada Lailatul Qadr. Lantas, manakah yang benar? Apakah Al-Qur'an diturunkan secara berangsur-angsur atau sekaligus pada Lailatul Qadr?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, penting untuk memahami lafaz yang digunakan oleh Allah untuk menggambarkan turunnya wahyu, yaitu نَزَّلَ  (nazzala) dan أَنزَلَ  (anzala).

  • نَزَّلَ (nazzala) digunakan untuk menunjukkan bahwa wahyu diturunkan secara bertahap atau berangsur-angsur.

  • أَنزَلَ (anzala) digunakan untuk menunjukkan bahwa wahyu diturunkan sekaligus.

Sebagai contoh, dalam Surah Ali Imran ayat 3, Allah berfirman:

نَزَّلَ عَلَیۡكَ ٱلۡكِتَـٰبَ بِٱلۡحَقِّ مُصَدِّقࣰا لِّمَا بَیۡنَ یَدَیۡهِ وَأَنزَلَ ٱلتَّوۡرَىٰةَ وَٱلۡإِنجِیلَ

"Dia (Allah) telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) dengan kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya. Dan Dia telah menurunkan Taurat dan Injil." (QS. Ali Imran: 3)

Dalam ayat ini, Allah menggunakan نَزَّلَ  untuk Al-Qur'an, menunjukkan bahwa Al-Qur'an diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad. Sementara itu, Allah menggunakan أَنزَلَ  untuk Taurat dan Injil, yang berarti keduanya diturunkan sekaligus. Penjelasan ini juga terdapat dalam kitab Al-Bahr Al-Muhith karya Abu Hayyan:

وقالَ الزَّمَخْشَرِيُّ فَإنْ قُلْتَ: لِمَ قِيلَ: نَزَّلَ الكِتابَ، وأنْزَلَ التَّوْراةَ والإنْجِيلَ ؟ قُلْتُ لِأنَّ القُرْآنَ نَزَلَ مُنَجَّمًا، ونَزَلَ الكِتابانِ جُمْلَةً، انْتَهى

Az-Zamakhsyari berkata: Jika engkau bertanya, "Mengapa dikatakan نَزَّلَ (nazzala) untuk Al-Qur'an dan أَنزَلَ (anzala) untuk Taurat dan Injil?" Aku (menjawab): Karena Al-Qur'an diturunkan secara bertahap, sedangkan kedua kitab tersebut diturunkan sekaligus."

Dalam penafsiran Surah Al-Qadr ayat 1, Tafsir Jalalain menyebutkan:

﴿إنّا أنْزَلْناهُ﴾ أيْ القُرْآن جُمْلَة واحِدَة مِن اللَّوْح المَحْفُوظ إلى السَّماء الدُّنْيا

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) sekaligus dari Lauh al-Mahfuzh ke langit dunia."

Artinya, Allah menurunkan Al-Qur'an secara keseluruhan dari Lauh al-Mahfuzh ke langit dunia. Setelah itu, Al-Qur'an diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad sesuai dengan kejadian-kejadian yang terjadi dalam rentang waktu 23 tahun. Hal ini juga dijelaskan dalam Tafsir Ibnu Katsir:

قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ وَغَيْرُهُ: أَنْزَلَ اللَّهُ الْقُرْآنَ جُمْلَةً وَاحِدَةً مِنَ اللَّوْحِ الْمَحْفُوظِ إِلَى بَيْتِ العِزّة مِنَ السَّمَاءِ الدُّنْيَا، ثُمَّ نَزَلَ مُفَصَّلًا بِحَسْبِ الْوَقَائِعِ فِي ثَلَاثٍ وَعِشْرِينَ سَنَةً على رسول الله صلى الله عليه وسلم.

"Ibnu Abbas dan yang lainnya berkata: Allah menurunkan Al-Qur'an sekaligus dari Lauh al-Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia, kemudian diturunkan secara bertahap sesuai dengan kejadian-kejadian dalam kurun waktu 23 tahun kepada Rasulullah ﷺ."

Kesimpulan

Dari berbagai penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa Al-Qur'an memang diturunkan secara keseluruhan pada Lailatul Qadr, dari Lauh al-Mahfuzh ke langit dunia. Setelah itu, Al-Qur'an diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad selama 23 tahun, sesuai dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa tersebut.

_____

Oleh : Shafira Innatus Solicha Putri, Mahasantri Semester 2

Tim Media Ma'had Aly Darul Ulum Jombang

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin

LINK TERKAIT