Keikutsertaan panitia dalam tanggung jawab di divisi lain sifatnya adalah ta'awun saling membantu dengan sukarela. Kita harus ikhlas dan harus ikut. Ada konsep ta'awun dan ukhuwwah di sini jangan sendiri-sendiri, kalau bisa malah tawarkan bantuan kepada yang lain. Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dan jerih payah seluruh panitia yang tidak bisa dibalas secara materi, tetapi semoga Allah membalas di akhirat, atau dengan kesehatan, jodoh yang baik, dan ilmu yang bermanfaat.
Ma'had Aly Darul Ulum Jombang
Dengan semakin dekatnya hari pelaksanaan, Ma'had Aly Darul Ulum Jombang kembali menggelar rapat Final Checking Persiapan Acara Kajian Bulan Ulumul Qur'an Nusantara yang akan digelar pada Ahad, 24 Mei 2026. Rapat ini dihadiri oleh dewan struktural juga seluruh jajaran kepanitiaan guna membahas perkembangan kesiapan dari masing-masing divisi.
KH. Nur Huda selaku Wakil Mudir membuka rapat dengan mengingatkan seluruh panitia akan posisi penting yang mereka emban “Setiap kegiatan kita sangat diperhatikan oleh Gus Awis, karena kita seperti barometer Al-Qur'an bagaimana kita menjadi cermin Al-Qur'an untuk yang lain. Sampai-sampai banyak pertanyaan hingga dari Aceh, acara ini sangat ditunggu oleh banyak masyarakat, “ujarnya.
Karena acara ini sangat penting, tentu membutuhkan ikhtiar yang sungguh-sungguh. Ini merupakan amal jariyah kita untuk orang-orang yang mencintai ilmu agama. Kita harus berusaha seikhlas mungkin, karena ini bukan acara biasa ini menjadi cerminan bagi yang lain. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini jauh melampaui batas kepentingan internal lembaga. "Ini bukan hanya tentang Ma'had Aly Darul Ulum, tetapi juga tentang perkembangan Al-Qur'an di Indonesia," ujarnya. Oleh karena itu, seluruh panitia diminta untuk terus meningkatkan ikhtiar dan mengusahakan pelaksanaan yang semaksimal dan sebaik mungkin.
M. Ilyas Kurniawan selaku Ketua Pelaksana menyampaikan laporan yang menggembirakan. "Insya Allah acara ini sudah berjalan lebih dari 50 persen," ujarnya optimis, memberikan sinyal positif bahwa persiapan telah berjalan solid menuju hari-H.
Seluruh divisi kepanitiaan melaporkan perkembangan yang positif. Sie konsumsi telah menyelesaikan survei lapangan dan konsep yang telah di rancang langsung dari kiyai Awis.
Pengarahan Ketua Panitia
Menutup rapat, Ketua Panitia Gus Izzuddin menyampaikan pengarahan yang menjadi ruh dari seluruh persiapan ini.
Tujuan Ma'had Aly mengadakan kajian ini ada tiga: pertama, menghidupkan rihlah ilmiyyah di Ma'had Aly; kedua, meneruskan keilmuan kita; dan ketiga, meneruskan estafet kegiatan yang pernah kita laksanakan sebelumnya. Alhamdulillah, ini patut kita syukuri, maka dari itu kita laksanakan kembali kegiatan ini hanya berbeda nama saja menjadi Kajian Ulumul Qur'an.
Sebetulnya Gus Awis awalnya ingin mengulas kitab-kitab karya para ulama Nusantara, namun beliau ingin lebih ke arah akademik, sehingga akhirnya menjadi seminar lebih ke pandangan para ulama awal mengenai unsur-unsur bergeraknya Ulumul Qur'an hingga saat ini.
Tujuan utama acara ini adalah menambah wawasan mahasantri Ma'had Aly, bukan untuk luar. Kita sebagai pelaku dan pelaksana jangan sampai melewatkan kesempatan ini. Sambutlah para tamu dengan cara hadir juga di tengah-tengah acara. Insya Allah di tahun-tahun berikutnya kegiatan ini akan menjadi agenda rutin.
Keikutsertaan panitia dalam tanggung jawab di divisi lain sifatnya adalah ta'awun saling membantu dengan sukarela. Kita harus ikhlas dan harus ikut. Ada konsep ta'awun dan ukhuwwah di sini jangan sendiri-sendiri, kalau bisa malah tawarkan bantuan kepada yang lain. Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dan jerih payah seluruh panitia yang tidak bisa dibalas secara materi, tetapi semoga Allah membalas di akhirat, atau dengan kesehatan, jodoh yang baik, dan ilmu yang bermanfaat.
Oleh: Aliyah Rochaliyah
Mahasantri semester IV ma’had aly darul ulum jombang.