Itulah beberapa pembagian hadis menurut Dr. Lukmanul Hakim. Dan setelah kita mendalami tentang bahaya hadis maudhu' dalam kitab kitab mawaidh, maka perkuliahan umum ini ditutup dengan sesi tanya jawab untuk memberikan kesempatan kepada mahasantri agar dapat berinteraksi langsung dengan Dr. Lukmanul Hakim al-Azhary.
Kisah Al-Qur'an adalah perjalanan yang dipenuhi dengan pengabdian, usaha, dan pengetahuan. Dari zaman Rasulullah hingga saat ini, Al-Qur'an tetap menjadi panduan utama bagi umat Islam. Problematika waqof dan ibtida', serta perubahan dalam penulisan Al-Qur'an, adalah bagian integral dari perjalanan ini. Transformasi mushaf di Indonesia juga mencerminkan semangat untuk memahami dan menghormati warisan Al-Qur'an dengan benar.
Program pengayaan kitab kuning dan hafalan Al-Qur'an ini merangsang minat belajar para mahasantri dan membuka pintu untuk pengembangan diri yang komprehensif. Ma'had Aly Darul Ulum Jombang terus teguh dalam tekad untuk melahirkan generasi yang menyandang kedalaman ilmu dan spiritualitas yang teguh.
Maka, mari kita mempelajari Al Qur'an dan bersungguh-sungguh dalam menggali makna Al Qur'an dan memahaminya, karena Allah tetap menyisakan ruang bagi setiap generasi untuk berinteraksi dengan Al Qur'an dan menjanjikan kepada mereka pemahaman-pemahaman yang dibutuhkan untuk menjawab problematika zamannya.
Kegiatan musyawarah Kitab Fathul Qorib ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan akademik di Ma'had Aly Darul Ulum Jombang. Dalam upaya untuk memberikan pendidikan yang holistik, pondok pesantren ini terus mendorong para mahasiswa untuk mengembangkan pemahaman agama yang mendalam dan mempraktikkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran ngaji sorogan kitab Al-Itqan dan I'jazul Qur'an ini juga mendapat dukungan penuh dari pimpinan ma'had dan para kyai di pesantren. Mereka berharap bahwa kegiatan ini akan semakin memperkokoh keimanan dan ketakwaan para mahasantri serta membawa manfaat bagi masyarakat luas.
Kajian rutin kitab "Mabahits fi Ma’ani al-Qur’an" ini menjadi sarana berharga bagi mahasantri Ma'had Aly Darul Ulum Jombang untuk memperkaya pemahaman tentang Al-Qur'an dan mendalami cabang-cabang ilmu yang terkait dengan kajian makna kitab suci.
Kunjungan pemantauan ini menjadi momentum penting bagi Ma'had Aly Darul Ulum Jombang dalam mengidentifikasi potensi dan peluang yang dapat ditingkatkan guna menjadikan pesantren sebagai pusat keilmuan yang unggul dan relevan dengan perkembangan zaman. Semoga upaya positif ini dapat menghasilkan kemajuan yang berkelanjutan bagi pendidikan di lingkungan pesantren dan masyarakat luas.
Dengan adanya koleksi kitab baru yang kaya dan beragam ini, Ma'had Aly Darul Ulum Jombang semakin kokoh sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen untuk melahirkan generasi mahasantri yang cerdas, berakhlak mulia, dan berwawasan luas, siap untuk berkontribusi positif bagi masyarakat dan umat.