Tafsir yang membawa prinsip rahmat lil alamin merupakan implementasi risalah Nabi Muhammad dan misi utama al-Quran diturunkan ke dunia.
Dipenghujung acara muhadharoh ilmiah ini dibuka sesi pertanyaan, dan dua mahasantri Ma'had Aly Darul Ulum berhasil tampil menanyakan dua pertanyaan yaitu, bagaimana status al-Quran yang diterjemahkan ke bahasa lain, dan kedua, apa bedanya gharibul al-Quran dan musykilatu al-Quran?
Disamping beliau memberi materi muhadhoroh, beliau juga akan memberikan ijazah kitab-kitab karyanya kepada para mahasantri dan kalangan umum yang berkenan hadir ikut acara ini.
Mudir Ma'had Aly An-Nur 1, dalam pidato sambutannya menyampaikan banyak terima kasih atas kesediaan waktunya serta penyambutan tuan rumah yang begitu khidmah, "semoga studi banding ini dalam rangka sambung Sanad Balaghah al-Quran menjadi ilmu yang manfaat dan barokah untuk mahasantri Ma'had Aly An-Nur". Ungkapnya.
Demi menjaga kemurnian nilai hasil ujian akhir semester, panitia menerapkan pengawasan ganda, setiap mata kuliah yang diujikan dijaga ketat oleh dua orang pengawas.
Dalam sambutannya, TGB juga memotivasi santri, khususnya santri putri agar benar-benar menjadi wanita yang shalih, mengapa? karena perempuan sekarang pasti suatu saat akan menjadi ibu-ibu yang akan mengasuh anak-anaknya. Seorang pengasuh seyogyanya harus orang yang pinter dan shalih agar anak-anaknya kelak menjadi orang hebat, sholih dan berguna bagi agama, nusa dan bangsa.