Atas dedikasi dan kontribusinya dalam dunia keilmuan Islam, KH. Shodiq Hamzah dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa (HC) dalam bidang Ilmu Tafsir oleh Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHum) UIN Walisongo Semarang. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pemikiran dan karya-karyanya diakui tidak hanya di lingkungan pesantren, tetapi juga di dunia akademik.
Model tafsir seperti Tafsir Al-Bayan semakin penting di tengah kebutuhan umat Islam modern akan sumber-sumber keilmuan yang praktis dan mudah dipahami. Kitab ini sejajar dengan karya-karya serupa seperti Tafsir al-Muyassar di Arab Saudi, Tafsir al-Muntakhab di Mesir, serta Tafsir Ringkas dari Kementerian Agama RI. Dengan pendekatan yang sederhana namun tetap mendalam, Tafsir Al-Bayan tidak hanya melayani kebutuhan pembaca yang mencari kemudahan, tetapi juga mempertahankan esensi keilmuan Islam.
Pekan Ngaji Tafsir Nusantara bukan sekadar acara kajian keilmuan, melainkan gerakan intelektual untuk meneguhkan kembali pentingnya sanad dalam memahami Al-Qur'an. Melalui pembelajaran langsung dari para mufassir yang memiliki sanad keilmuan yang tersambung hingga Rasulullah ﷺ, acara ini menjadi momentum strategis dalam menjaga otentisitas tafsir dan menghidupkan tradisi ilmiah di kalangan generasi muda.
Kajian Pekan Tafsir Nusantara yang diselenggarakan oleh Ma’had Aly Darul Ulum Jombang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para santri dan pelajar tentang betapa kaya khazanah tafsir yang telah diwariskan oleh ulama Nusantara. Selain itu, kajian ini juga bertujuan untuk memotivasi para santri agar dapat mengikuti jejak para mufassir dalam menulis karya ilmiah berbasis turats. Hal ini sejalan dengan pesan Mudir ‘Am Ma’had Aly Darul Ulum Jombang, KH. Muhammad Afifuddin Dimyathi, yang senant
Pesan yang disampaikan oleh KH. Miftakhul Akhyar mengandung harapan besar agar umat Islam menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Dengan demikian, kita tidak hanya dapat meraih kebahagiaan duniawi, tetapi juga kebahagiaan akhirat. Semoga pesan ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan manfaat kepada orang lain, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan.
Imam sekaligus khatib Masjid Al-Azhar Kairo, Syekh Zakaria Muhammad Al-Marzouqi, mengunjungi Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Kedatangan beliau dalam rangka memberikan ijazah serta memberikan muhadharah am (Stadium Generale/kuliah umum) di Ma’had Aly Darul Ulum Jombang.